Ternyata Kades Terpilih Dikenakan Biaya Pelantikan Rp 15 Juta Per Orang
Laporan : Aditya Prahara
Minggu, 10 Jan 2016 15:28
TEMBILAHAN - Banyak pihak yang menghawatirkan terhadap pelantikan Kepala Desa terpilih yang dilaksanakan di kecamatan akan memberatkan Kepala Desa akhirnya terjadi.
Pasalnya, dari informasi yang diperoleh dari beberapa Kepala Desa terpilih yang sudah dilantik, mereka dimintai biaya sekira Rp 5 - 15 juta per orang oleh pihak kecamatan selaku tempat pelaksanaan.
"Kami dimintai biaya pelantikan oleh pihak kecamatan, besarannya Rp 5 - 15 juta per orang, " ungkap salah seorang Kepala Desa yang minta namanya tidak disebutkan, Minggu (10/01/16).
Sebelumnya, Komisi I DPRD Inhil telah mengkhawatirkan kondisi itu jika pelantikan dilaksanakan di setiap kecamatan karena memakan biaya besar.
"Pihak terkait tidak pernah menyampaikan secara resmi penundaan dan pemindahan lokasi pelantikan Kepala Desa terpilih ini ke DPRD. Terus terang kita sangat kecewa terkait perihal ini," ujar Yusuf Said, Ketua Komisi I DPRD Inhil, akhir bulan lalu.
Saat itu Yusuf Said menyebutkan bahwa pelantikan yang dilaksanakan di masing -masing kecamatan dinilai tidak efektif, karena memakan waktu dan biaya lebih besar, ketimbang dilaksanakan secara serentak di Kota Tembilahan sesuai rencana awal.
Menyikapi kejadian tersebut, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD), Yulizal mengatakan bahwa pihaknya tidak ada melakukan pungutan terhadap Kepala Desa terpilih untuk biaya pelantikan.
"Tidak ada pungutan untuk pelantikan, itu semua kebijakan pihak kecamatan, dan anggaran yang sudah tersedia untuk pelantikan di Tembilahan kembali ke kas daerah, " kata Yulizal.
Sementara itu, masyarakat Inhil juga menilai kebijakan tersebut sebagai kebijakan "liar" karena tidak ada aturan yang menjelaskannya.
"Ini sama saja dengan pungutan liar, karena tidak ada dalam ketentuan, apalagi semua pelantikan pejabat pilihan rakyat, mulai dari presiden, gubernur dan bupati menggunakan anggaran negara dan daerah, " kata Aziz, salah seorang pemuda Inhil ketika di temui di Tembilahan, Minggu (10/1/16). (dit)
Peristiwa
Genjot PAD Riau, Komisi III DPRD Desak Pengawasan Wajib Pajak Nakal
PEKANBARU - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau dinilai belum tergarap secara maksimal akibat rendahnya kepatuhan wajib pajak serta lemahnya sistem pengawasan. Persoalan ini menjadi pembahasan
Bersih-Bersih BGN, Sudaryono Pecat 261 Pegawai dan Tutup 883 Dapur Gizi
JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melakukan pembenahan internal secara menyeluruh dengan memberhentikan 261 pegawai dan menutup permanen 883 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Pener
Polisi Grebek Dua Rumah di Inhu, Tiga Terduga Pengedar Narkoba Diamankan: Ada Pelajar
RENGAT - Aparat Kepolisian Polsek Pasir Penyu melakukan penggrebekan di dua lokasi pada Minggu (26/7/2026).Dari dua lokasi tersebut, Polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku pengedar narkoba. Keti
Kronologi Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Polisi Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman beserta enam anggotanya, termasuk seorang anggota dari Polda A
Fakta Baru Kasus Penyelundupan Sabu di Bandara Pekanbaru, Pengendalinya Diduga Napi Lapas yang Kabur
PEKANBARU - Fakta baru muncul dalam kasus penyelundupan sabu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, beberapa waktu lalu.Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menduga, otak