Selasa, 28 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Minimalisir Golput, KPU Dumai Sosilisasikan Pilkada ke Rutan

Minimalisir Golput, KPU Dumai Sosilisasikan Pilkada ke Rutan

Jumat, 21 Agu 2015 11:30
DUMAI-Dalam rangka mensukseskan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak yang bakal dilaksanakan pada 9 Desember 2015 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai mengadakan sosialisasi Pemilukada Dumai kepada narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Dumai, Jumat (21/8/15).

Ketua KPU Dumai Darwis, kepada awak media mengatakan bahwa kegiatan ini rangkaian dari suksesi helat pesta demokrasi lima tahun sekali di Kota Dumai. Sebagai lembaga penyelenggara pemilu, KPU mengajak warga binaan untuk bisa berpartisipasi dalam mensukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak 2015.

"Meskipun mereka narapidana, tapi mereka juga memiliki hak sama seperti kita di luar tahanan. Sosialisasi ini sangat penting kita lakukan. Sehingga mereka (Napi.red) bisa ikut andil dalam menentukan kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada Kota Dumai 9 Desember 2015 mendatang," ungkap Darwis, usai memberikan arahan sosialisasi.

Tidak itu saja, warga binaan ini sebagai warga negara berhak memberikan suaranya. Jadi sosialisasi itu tujuannya untuk memberikan rasa semangat bagi tahanan untuk ikut serta dalam Pilkada Serentak. "Sosialisasi ini juga untuk mengantisipasi terjadinya golput (Golongan Putih) bagi warga binaan di dalam Rutan," kata Ketua KPU Dumai.

Sementara Kepala Rutan Klas IIB Dumai Muhammad Lukman, menyambut baik sosialisasi Pemilukada Dumai yang diselenggarakan oleh KPU kepada ratusan warga binaannya. Sosialisasi ini diharapkan dia, bisa memberikan pemahaman tentang bagaimana dalam memberikan hak suara kepada calon kepala daerah peserta Pilkada Serentak.

"Kami menyambut baik kegiatan ini. Mudah-mudahan warga binaan yang kini sedang menjalani proses hukuman bisa ikut andil mensukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak 2015. Dan mereka mengetahui tentang bagaimana dalam memberikan hak suara kepada calon yang akan dipilihnya kelak," ungkap Muhammad Lukman, kepada awak media.

Ketika disinggung jumlah warga binaan di Rutan sendiri, Lukman mengaku saat ini dalam kondisi kelebihan kapasitas atau over capacity. Data dari tanggal 17 Agustus 2015, warga binaan mencapai 764 orang. Padahal idealnya rutan tersebut dihuni oleh 265 warga binaan. Kelebihan kapasitas mencapai lebih dari dua kali lipat kapasitas hunian rutan.

"Akibat kelebihan kapastias ini tiap kamar mengalami jumlah membludak. Bila biasanya hanya dihuni belasan warga binaan. Kini harus dihuni hampir mencapai 50 orang. Bahkan jumlah warga binaan ini bisa saya pastikan akan bertambah jelang pelaksanaan Pilkada Kota Dumai berlangsung," tegas Muhammad Lukman.(rtc)
Politik
Berita Terkait
  • Senin, 27 Jul 2026 16:48

    Genjot PAD Riau, Komisi III DPRD Desak Pengawasan Wajib Pajak Nakal

    PEKANBARU - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau dinilai belum tergarap secara maksimal akibat rendahnya kepatuhan wajib pajak serta lemahnya sistem pengawasan. Persoalan ini menjadi pembahasan

  • Senin, 27 Jul 2026 16:47

    Bersih-Bersih BGN, Sudaryono Pecat 261 Pegawai dan Tutup 883 Dapur Gizi

    JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melakukan pembenahan internal secara menyeluruh dengan memberhentikan 261 pegawai dan menutup permanen 883 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Pener

  • Senin, 27 Jul 2026 16:32

    Polisi Grebek Dua Rumah di Inhu, Tiga Terduga Pengedar Narkoba Diamankan: Ada Pelajar

    RENGAT - Aparat Kepolisian Polsek Pasir Penyu melakukan penggrebekan di dua lokasi pada Minggu (26/7/2026).Dari dua lokasi tersebut, Polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku pengedar narkoba. Keti

  • Senin, 27 Jul 2026 16:24

    Kronologi Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Polisi Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

    Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman beserta enam anggotanya, termasuk seorang anggota dari Polda A

  • Senin, 27 Jul 2026 16:21

    Fakta Baru Kasus Penyelundupan Sabu di Bandara Pekanbaru, Pengendalinya Diduga Napi Lapas yang Kabur

    PEKANBARU - Fakta baru muncul dalam kasus penyelundupan sabu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, beberapa waktu lalu.Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menduga, otak

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki