Selasa, 28 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Survey LITA Paslon Suparman-Sukiman Bisa Kuasa Suara 70 Persen di Rohul

Survey LITA Paslon Suparman-Sukiman Bisa Kuasa Suara 70 Persen di Rohul

Jumat, 21 Agu 2015 05:38
Fahrin Waruwu
Survey LITA Paslon Suparman-Sukiman Bisa Kuasa Suara 70 Persen di Rohul
ROKAN HULU - Survay yang dilakukan LITA, animo masyarakat Rokan Hulu (Rohul), secara global kini untuk mendukung Pasangan Calon (Paslon) Suparman-Sukiman  bisa mengusai suara sekitar 70 persen. Paslon paling kuat saat ini di daerah Rokan V Koto, Pendalian IV Koto, Rambah, Rambah Hilir, Bangun Purba, Tambusai Utara.

Informasi ini disampaikan Ketua LITA Rohul Adnan R, di Pasir Pangaraian, Kamis (20/8), katanya, hasil survay yang dilkakukan melalui metoda wawancara dan observasi kalau Paslon Suparman-Sukiman masih menjadi pimpinan harapan masyarakat.

"Kita sudah turun kelapangan, rata-rata masyarakat lebih condong kepada Paslon Suparman-Sukiman, alasannya khusus di daerah transmigrasi yang mayoritas suku jawa mereka menginginkan Sukiman sebagai figur yang menjadi pemimpin di Rohul," kata Adna R lagi.

Lanjutnya, kalau di daerah-daerah pingggiran seperti Rokan IV Koto dan Pendalian IV Koto, hampir 10 tahun terkakhir masyarakat tidak menikmati pembangunan, rata-rata bangunan yang ada di sana berasal dari APBD Provinsi Riau seperti pembangunan jalan. Begitu juga dengan Tambusai Utara baik jalan maupun penerangan listrik di daerah tidak dari anggaran ABPBD Rohul tapi APBD Provinsi Riau.

"Untuk Kecamatan Kepenuhan dan Kepenuhan Hulu, selain pembangunan Jalan Lintas Provinsi (Jalinprov) yang  juga jika Suparman nanti jadi Bupati Rohul yang akan menggantikannya Masgaul putra asli Luhak Kepenuhan, kini terlihat masyarakat sudah benar-benar meneliti pemimpin mereka, mereka memilih Bupati dan Wakil Bupatinya karena karyanya," beber Adnan R.

Sementara di Kecamatan Rambah, Rambah Hilir, Rambah Samo dan Bangun Purba, sambung Adnan R lagi, masyarakat sudah mulai agak cerdas, sebab berlaih dukungan kepada Suparman-Sukiman  karena proporsional penganggaran yang masih tidak relepan, ada gedung-gedung mewah, seperti Gedung Daerah, Pasar Modren, Islamic Center, Rumah Suluk Surau Achmad, dinilai terlalu memboroskan dan terlalu banyak menyedot anggaran, sehingga ada daerah-daerah sangat membutuhkan akhir tak dapat kebagian kue APBD Rohul.

Berangkat dari fenomena itu, Tambah Adnan R, masyarakat berharap supaya Suparman-Sukiman duduk sebagai Bupati-Wakil Bupati Rohul untuk mengusung pemerataan pembangunan yang adil. "Apalagi saat ini dengan turun harga komoditi Kelapa Sawit dan Karet , namun aneh Pemkab Rohul sendiri tidak memberikan solusi untuk itu," pungkasnya. (Fah)

Politik
Berita Terkait
  • Senin, 27 Jul 2026 16:48

    Genjot PAD Riau, Komisi III DPRD Desak Pengawasan Wajib Pajak Nakal

    PEKANBARU - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau dinilai belum tergarap secara maksimal akibat rendahnya kepatuhan wajib pajak serta lemahnya sistem pengawasan. Persoalan ini menjadi pembahasan

  • Senin, 27 Jul 2026 16:47

    Bersih-Bersih BGN, Sudaryono Pecat 261 Pegawai dan Tutup 883 Dapur Gizi

    JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melakukan pembenahan internal secara menyeluruh dengan memberhentikan 261 pegawai dan menutup permanen 883 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Pener

  • Senin, 27 Jul 2026 16:32

    Polisi Grebek Dua Rumah di Inhu, Tiga Terduga Pengedar Narkoba Diamankan: Ada Pelajar

    RENGAT - Aparat Kepolisian Polsek Pasir Penyu melakukan penggrebekan di dua lokasi pada Minggu (26/7/2026).Dari dua lokasi tersebut, Polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku pengedar narkoba. Keti

  • Senin, 27 Jul 2026 16:24

    Kronologi Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Polisi Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

    Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman beserta enam anggotanya, termasuk seorang anggota dari Polda A

  • Senin, 27 Jul 2026 16:21

    Fakta Baru Kasus Penyelundupan Sabu di Bandara Pekanbaru, Pengendalinya Diduga Napi Lapas yang Kabur

    PEKANBARU - Fakta baru muncul dalam kasus penyelundupan sabu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, beberapa waktu lalu.Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menduga, otak

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki