politik
Terkait Pungli Sertifikat Prona, Ketua DPRD Rohul Tegaskan Segera Panggil Kepala KATR-BPN
Laporan: Fahrin Waruwu
Selasa, 17 Mei 2016 09:50
ROKANHULU - Terkait dugaan Pungutan Liar (Pungli) pada pelakanaan pengurusan sertifikat melalui Program Nasional Agraria (Prona) yang seharusnya biayanya dari Rp 0 s/d 50.000 yang pelaksanaan kegiatan tersebut di Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (KATR/BPN), Rokan Hulu (Rohul), Ketua DPRD Rohul, Kelmi Amri SH tegaskan secepatnya akan memanggil dengan mengadakan hearing (Dengar Pendapat) Kepala KATR/BPN Rohul.
"Nanti melalui Komisi 1 akan kita panggil Kepala KATR/BPN Rohul, untuk memberikan pejalasan terkait, sebab saya sudah mendapat laporan dari masyarakat terkait baik secara tertulis dan lisan, sehingga kita mengurai persoalan tersebut," tuturnya di ruang kerjanya, Senin (16/5).
Lanjutnya melalui komisi 1 akan terjawab nanti, tidak hanya proses Prona, pembuatan sertifikat, informasi dari kementerian biaya mengurusnya Rp 50 ribu, namun fakta di lapangan program yang gratis mengeluarkan biaya yang sangat besar. "Jadi mudah-mudahn nanti setelah kita bahas bersama, kita minta keterangan dari Kepala KATR/BPN Rohul baik sertifikat Prona maupun pembuatan sertifikat lainnya," tegas Kelmi Amri yang juga Mantan Ketua KNPI Rohul tersebut.
Di tempat berbeda, Sekretaris Fraksi PPP Rohul, Arif Reza Syah, juga menerima keluhan itu, apalagi Daerah Pemilihan (Dapil) nya Tambusai-Tambusai Utara paling banyak menerima program Prona tersebut.
"Kalau memang gratis, kok membayar mahal, kita juga banyak melaporkan warga kepada saya secara lisan, tentu nanti akan saya koordinasikan dengan Komisi 1 DPRD Rohul, untuk mengurai persoalan ini," tukasnya.
Sebelumnya, Kapolres Rohul, AKBP Pitoyo Agung Yuwono, mengatakan piihaknya sudah melakukan pemanggil terhadap saksi-saksi, baik dari pihak KATR/BPN maupun dari pihak kades.
"Kita terus memanggil yang bersangkutan terkait persoaln tersebut, mudah-mudahan secepatnya bisa selesai," ujarnya.
Hal senda juga disampaikan, Tokoh Masyarakat, Desa Lubuk Soting, Hengki Irawan, persoalan Prona sudah dilaporkan ke Kantor BPN Rohul dengan surat Nomor:01/FMPD-LB/1/2016 terkait pungutan penerbitan sertfikat Prona Desa Lubuk Soting diterima Pembantu Subbag TU BPN Rohul Afri Suwandi.
" Kita juga sudah melaporkan ini melalui Forum Masyarakat Peduli Desa Lubuk Soting (FMPDLS), ke Kajari Pasir Pangaraian, pada Tanggal 20 Januari 2016 lalu, langsung diterima salah satu stafnya Maisyarah, namun saat hai ini dipertanyakan dengan pihak kejaksaan mengaku kalau kasus ini sudah ditangani pihak Polres Rohul," tegas Hengki Kurniawan Koordinator FMPDLS (Fah)
Politik
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon