Selasa, 26 Mei 2026
  • Home
  • Sosial
  • Bengkalis Ikut Rakornas Posyandu Perkuat Percepatan Penurunan Stunting

Bengkalis Ikut Rakornas Posyandu Perkuat Percepatan Penurunan Stunting

Rafi
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Minggu, 28 Sep 2025 08:24
Andris Sasono bersama pengurus Posyandu
Deretan pemangku kebijakan bidang pemberdayaan masyarakat Kabupaten Bengkalis tampak menyatu dalam suasana penuh semangat di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara, Senin (22/9/2025). Mereka hadir memperkuat komitmen nasional dalam penguatan Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan dasar masyarakat.

JAKARTA �" Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Andris Wasono menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu Tahun 2025 yang diselenggarakan di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara, Senin (22/9/2025).

Turut mendampingi, Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Bengkalis Hj. Siti Aisyah, Wakil Ketua TP Posyandu Rita Puspa, serta Sekretaris TP Posyandu Zainab. Kehadiran delegasi Bengkalis ini sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam penguatan peran Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa yang berfungsi langsung meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Rakornas mengusung tema “Penguatan Transformasi Posyandu Sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat”. Selain itu, agenda ini juga membahas penataan kelembagaan Posyandu guna mendukung percepatan penurunan stunting serta tata cara pemberian nomor registrasi Pos Pelayanan Terpadu di seluruh wilayah Indonesia.

Ketua Umum Tim Pembina Posyandu, Ny. Tri Tito Karnavian secara resmi membuka Rakornas. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh perwakilan daerah yang hadir sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat peran Posyandu di tingkat desa. Menurutnya, para Ketua TP Posyandu di daerah harus semakin memahami tugas dan fungsi yang harus dilaksanakan secara terarah dan terpadu.

Usai mengikuti kegiatan, Plt. Kepala Dinas PMD Kabupaten Bengkalis Andris Wasono menegaskan bahwa pemerintah daerah melalui Dinas PMD bersama TP Posyandu akan terus meningkatkan kolaborasi dan memperkuat pelaksanaan program Posyandu di seluruh wilayah Bengkalis.

“Dalam upaya percepatan penurunan stunting, Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) terus mengoptimalkan intervensi dan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Andris.

Ia menyampaikan, hingga saat ini angka prevalensi stunting di Bengkalis menunjukkan progres positif, menurun signifikan dari 17,9 persen tahun 2023 menjadi 12,5 persen pada tahun 2024. Capaian ini menjadi dorongan kuat bagi daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan melalui Posyandu.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kabupaten Bengkalis Hj. Siti Aisyah mengaku bersyukur dapat mengikuti Rakornas tersebut. Menurutnya, selain menjadi ajang silaturahmi antar daerah, kegiatan ini memberikan ruang kolaborasi dan penyelarasan program dalam meningkatkan pelayanan Posyandu.

“Melalui Rakornas ini kita bisa menambah pengalaman, wawasan serta pengetahuan. Apalagi kegiatan diisi narasumber yang berkompeten dari berbagai bidang sehingga dapat diterapkan di Kabupaten Bengkalis,” ungkapnya.

Dengan semakin kuatnya sinergi lintas sektor dan peningkatan kapasitas kelembagaan Posyandu, Kabupaten Bengkalis optimis mampu menjalankan transformasi layanan kesehatan dasar masyarakat yang lebih efektif dalam mewujudkan kesejahteraan dan generasi bebas stunting.


komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.