Rabu, 27 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Pasokan Ikan di Pasar Terubuk Relatif Stabil

NELAYAN BENGKALIS TIDAK MELAUT

Pasokan Ikan di Pasar Terubuk Relatif Stabil

Laporal : Afdal Aulia
Rabu, 27 Jan 2016 19:48
Afdal Aulia
Anak nelayan di kecamatan Bantan
BENGKALIS – Pasokan ikan di Pasar Terubuk Bengkalis relatif stabil meski dalam beberapa hari terakhir nelayan lokal "puasa" melaut. Ketersediaan ikan-ikan di Pasar Terubuk relatif stabil lantaran sebagian besar ikan-ikan itu dipasok dari luar Bengkalis.

Pantauan di Pasar Terubuk, jenis-jenis ikan kembung, ikan serai, dan ikan-ikan laut lainnya masih cukup tersedia. Bahkan, menurut pengakuan salah seorang pedagang ikan, justru masyarakat di Pasar Terubuk sepi pembeli.

"Kalau ikan kita ambil dari luar Bengkalis, masih bisa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena masyarakat pun kita tengok tak banyak beli ikan, kita pun kurang tau," ujar salah seoarang warga Bengkalis Tionghoa, yang biasa disapa Atek kepada wartawan, Rabu (27/1).

Selain ikan-ikan laut, di Pasar Terubuk juga cukup tersedia ikan-ikan air tawar seperti lele dan nila. Ikan-ikan ini dipastikan didatangkan dari luar Bengkalis karena di Bengkalis belum ada peternakan ikan air tawar. Kalaupun ada hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sendiri.

Salah seorang pembeli, Hasan saat ditemui mengaku tidak begitu sulit untuk mendapatkan ikan. Kalaupun tidak sempat ke Pasar Terubuk, masih bisa membeli ikan dari nelayan-nelayan lokal yang berjualan di beberapa titik di Kota Bengkalis.
"Salah satunya di Jalan Pramuka Senggoro, di situ tiap hari ada orang jual ikan, kadang-kadang udang pun ada," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah nelayan di pulau Bengkalis "puasa" melaut karena gelombang tinggi dan angin kencang. Nelayan tradisional yang berada di kawasan Utara Pesisir Pantai Pulau Bengkalis enggan untuk melaut dan memilih untuk melakukan aktifitas lain.

"Sekarang musim angin utara, selain anginnya kencang gelombang juga kuat dan membahayakan. Kondisi seperti ini juga membuat ikan sulit didapat," kata salah seorang nelayan di Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Ali (45), Selasa (26/01/2016).

Kondisi cuaca buruk itu, para nelayan setempat memanfaatkan waktu untuk pekerjaan lain di darat atau memperbaiki kapal. Setelah cuaca normal kembali menangkap ikan. "Dengan cuaca seperti ini kami manfaatkan untuk memperbaiki kapal atau pekerjaan lain di darat sampai situasi di laut membaik," tambah Saleh (38), juga nelayan dari desa yang sama.(afd)




Ekbis
Berita Terkait
  • Senin, 04 Mei 2026 08:33

    IHSG dan Rupiah Kompak Melemah, Cermati Data Ekonomi Pekan Ini

     Sejumlah sentimen global dan domestik mempengaruhi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sela

  • Jumat, 17 Apr 2026 09:18

    Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau

    PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada

  • Rabu, 08 Apr 2026 17:49

    PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

    Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po

  • Rabu, 18 Mar 2026 16:28

    Bulog Kantor Cabang Rengat Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, Ini Jenis Bantuannya

    RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:28

    Malaysia Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

    JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.