Selasa, 26 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Menelan Anggaran APBD Siak 600 Juta, Proyek Pustu di Sei Mandau Ini Sudah Cacat

ekonomi

Menelan Anggaran APBD Siak 600 Juta, Proyek Pustu di Sei Mandau Ini Sudah Cacat

Laporan:Sahril Ramadhana
Jumat, 22 Apr 2016 13:55
Sahril Ramadhana
Kondisi bagian depan Pustu di kampung Muara Bungkal, yang tampak retak.

SUNGAIMANDAU - Proyek pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang terdapat di kampung Muara Bungkal kecamatan Sungai Mandau, kabupaten Siak, mendapat perhatian cukup serius dari berbagai kalangan, termasuk awak media yang belum lama ini melakukan peninjauan di lokasi pembangunan Pustu tersebut.

Diketahui, proyek pembangunan Pustu di kampung Muara Bungkal itu, konon telah menelan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Siak tahun 2015 sekitar Rp 600 juta. Yang realisasi pembangunannya diakomodir oleh Satker Dinas Kesehatan (Diskes) kabupaten Siak, bekerjasama dengan pihak rekanan CV Tunas Utama selaku kontraktor pelaksana.

Saat ini pembangunan Pustu tersebut telah selesai pengerjaannya, namun masih dalam masa pemeliharaan oleh pihak rekanan (kontraktor, red), sehingga sejumlah titik kecacatan yang dinilai kurang sempurna, akan diperbaiki oleh pihak rekanan menjelang serah terima pada akhir masa pemeliharaan nanti.

Sebagaimana dikemukakan oleh Kepala Diskes Siak Toni Candra, melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Ali Marsyofi, pihaknya menyebutkan bahwa pembangunan Pustu di kampung Muara Bungkal itu telah selesai dikerjakan, dan hingga saat ini masih dalam masa pemeliharaan.

"Saat ini pembangunan Pustu di kampung Muara Bungkal kecamatan Sungai Mandau itu telah selesai pengerjaannya, dan masih dalam masa pemeliharaan," ujar Ali Marsyofi, saat dikonfirmasi media ini melalui Via Jumat (22/4/2016).

Ketika ditanya soal kondisi bangunan, pihak PPTK dengan tegas menyebutkan, bilamana terjadi kerusakan maupun kecacatan pada bangunan Pustu tersebut, maka pihak rekanan yang akan memperbaiki dan menyempurnakannya.

"Yaaaah, kalau ditemui kerusakan dan kecacatan pada bangunan Pustu itu, nanti akan diperbaiki dan disempurnakan oleh pihak rekanan, karena masih dalam tanggung jawab mereka," imbuhnya.

Sementara itu, beberapa waktu lalu Kepala Diskes Siak, Toni Candra, saat dikonfirmasi terkait kondisi sejumlah bangunan Pustu tahun 2015 yang tampak sudah mengalami kecacatan, justeru berkilah bahwa semua itu merupakan tanggung jawab PPTK. Dan menyarankan agar awak media menanyakannya ke pihak PPTK yang bersangkutan.

"Maaf, saya lagi ada acara sama bupati, kalau soal bangunan Pustu itu, silahkan tanya saja sama PPTKnya," jawab Toni Candra, belum lama ini.

Pantauan awak media di lapangan, terdapat sejumlah Pustu yang dibangun tahun 2015 lalu yang saat ini kondisinya sudah mengalami sedikit kecacatan, bahkan ada bagian bangunan yang sudah tampak mulai retak, dan kondisi lantai teras yang mulai terlihat mengelupas, seperti kondisi bangunan Pustu di kampung Teluk Merempan.

Menyikapi fenomena tersebut, Ketua Ormas Masyarakat Peduli Kabupaten Siak (MPKS) Wan Hamzah angkat bicara, ia meminta agar para kontraktor yang telah dipercaya melakukan pekerjaan di setiap Satker, bisa menjaga amanah dan menunjukkan kualitas kerjanya sebaik mungkin, dan tidak asal-asalan saja dalam menyelesaikan pekerjaannya.

"Seluruh kegiatan yang ada di Satker, baik kegiatan pengadaan barang maupun pekerjaan konstruksi, semuanya dibiayai oleh uang rakyat, ada yang dialokasikan melalui dana APBD dan ada juga dari APBN, oleh sebab itu kami minta, hendaknya para kontraktor/rekanan yang telah dipercaya menjalankan pekerjaan tersebut, tidak asal-asalan saja dalam menyelesaikan pekerjaannya," tegas Wan Hamzah. (ril)

Ekbis
Berita Terkait
  • Senin, 04 Mei 2026 08:33

    IHSG dan Rupiah Kompak Melemah, Cermati Data Ekonomi Pekan Ini

     Sejumlah sentimen global dan domestik mempengaruhi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sela

  • Jumat, 17 Apr 2026 09:18

    Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau

    PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada

  • Rabu, 08 Apr 2026 17:49

    PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

    Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po

  • Rabu, 18 Mar 2026 16:28

    Bulog Kantor Cabang Rengat Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, Ini Jenis Bantuannya

    RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:28

    Malaysia Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

    JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.