Akui Kasus HIV/AIDS Meningkat di Siak, Bupati Syamsuar Sayangkan Jumlahnya Tak Boleh Diekspos
Selasa, 25 Agu 2015 16:11
"Sekarang ada aturan dilarang ekspos jumlah penderita HIV. Saya juga protes, saya tanya kenapa tak boleh dipublikasikan. Kenapa disimpan, seharusnya diekspos saja biar menjadi perhatian. Kalau disimpan bisa seperti gunung es, sewaktu-waktu meledak," kata Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi, saat membuka kegiatan Ajang Prestasi Remaja Generasi Berencana (APR GenRe) Tingkat Kabupaten Siak, Provinsi Riau di salah satu hotel di Siak, Senin (24/8/2015) malam.
Ditekankan Syamsuar, remaja merupakan generasi penerus bangsa. Untuk itu perlu dukungan semua pihak agar remaja melakukan kegiatan yang positif. "Perlu dukungan untuk mensukseskan cita-cita generasi muda. Tahun 2045 nanti, saat HUT Seabad RI, remaja sekarang yang akan memimpin Negeri ini," katanya.
Kendati demikian, Syamsuar begitu miris melihat fakta dilapangan, dimana masih banyak remaja yang hamil di luar nikah, terjerat narkoba, kena virus HIV/AIDS dan kenalan remaja lainnya.
"Tiap tahun saya tinjau sekolah, selalu ada anak yang tak ikuti ujian akhir. Kata kepala sekolah, siswa yang tak ikut ujian itu malu karena hamil di luar nikah. Ini fakta yang terjadi. Saya berharap dengan kegiatan ini bisa menekan berbagai masalah yang dihadapi remaja kita," ujar Syamsuar.
"Era globalisasi sungguh banyak yang bisa kita lihat melalui internet, baik informasi positif maupun negatif. Butuh peran serta orang tua untuk memperhatikan anak, informasi yang diperoleh bisa disaring si anak," jelasnya.
Kepala BP3AKB Siak, Arfan Usman menambahkan, kegiatan positif ini diikuti perwakilan remaja dari 14 kecamatan di Siak. Ada sekitar 7 perlombaa yang dilaksanakan selama 3 hari ke depan, seperti cerdas cermat, balas pantun, lomba yel-yel dan lainnya.
"Kegiatan ini cukup diminati remaja, ini sangat positif dalam mengembangkan kualitas remaja kita," ujar Arfan.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Indra Warman menyebutkan, Siak termasuk 3 besar daerah di Riau yang aktif melaksanakan kegiatan terhadap remaja. Dengan mengisi kegiatan positif, diharapkan mampu menekan perbagai persoalan yang menghancurkan masa depan generasi muda.
"Kita sudah sampaikan juga agar ada surat edaran Bupati keseluruh camat untuk melaksanakan kegiatan yang sama di tingkat kecamatan," pungkasnya.(grc)
"Sekarang
ada aturan dilarang ekspos jumlah penderita HIV. Saya juga protes, saya
tanya kenapa tak boleh dipublikasikan. Kenapa disimpan, seharusnya
diekspos saja biar menjadi perhatian. Kalau disimpan bisa seperti gunung
es, sewaktu-waktu meledak," kata Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi, saat
membuka kegiatan Ajang Prestasi Remaja Generasi Berencana (APR GenRe)
Tingkat Kabupaten Siak, Provinsi Riau di salah satu hotel di Siak, Senin
(24/8/2015) malam.
Ditekankan Syamsuar, remaja merupakan
generasi penerus bangsa. Untuk itu perlu dukungan semua pihak agar
remaja melakukan kegiatan yang positif. "Perlu dukungan untuk
mensukseskan cita-cita generasi muda. Tahun 2045 nanti, saat HUT Seabad
RI, remaja sekarang yang akan memimpin Negeri ini," katanya.
Kendati
demikian, Syamsuar begitu miris melihat fakta dilapangan, dimana masih
banyak remaja yang hamil di luar nikah, terjerat narkoba, kena virus
HIV/AIDS dan kenalan remaja lainnya.
"Tiap tahun saya tinjau
sekolah, selalu ada anak yang tak ikuti ujian akhir. Kata kepala
sekolah, siswa yang tak ikut ujian itu malu karena hamil di luar nikah.
Ini fakta yang terjadi. Saya berharap dengan kegiatan ini bisa menekan
berbagai masalah yang dihadapi remaja kita," ujar Syamsuar.
"Era
globalisasi sungguh banyak yang bisa kita lihat melalui internet, baik
informasi positif maupun negatif. Butuh peran serta orang tua untuk
memperhatikan anak, informasi yang diperoleh bisa disaring si anak,"
jelasnya.
Kepala BP3AKB Siak, Arfan Usman menambahkan,
kegiatan positif ini diikuti perwakilan remaja dari 14 kecamatan di
Siak. Ada sekitar 7 perlombaa yang dilaksanakan selama 3 hari ke depan,
seperti cerdas cermat, balas pantun, lomba yel-yel dan lainnya.
"Kegiatan ini cukup diminati remaja, ini sangat positif dalam mengembangkan kualitas remaja kita," ujar Arfan.
Kepala
Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Indra Warman menyebutkan, Siak termasuk 3
besar daerah di Riau yang aktif melaksanakan kegiatan terhadap remaja.
Dengan mengisi kegiatan positif, diharapkan mampu menekan perbagai
persoalan yang menghancurkan masa depan generasi muda.
"Kita
sudah sampaikan juga agar ada surat edaran Bupati keseluruh camat untuk
melaksanakan kegiatan yang sama di tingkat kecamatan," pungkasnya.(
Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter
Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki
Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan
Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y
Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .
PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor
26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam
Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder
Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal
BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk