Rabu, 03 Jun 2026

Kesehatan

Apakah Minum Kopi saat Sahur Aman untuk Lambung?

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 23 Feb 2026 15:50
(Net)
JAKARTA - Minum kopi sudah menjadi kebiasaan banyak orang untuk memulai hari dan memberikan energi. Namun, selama bulan Ramadan seperti saat ini, orang cenderung bingung mengatur waktu yang tepat untuk mengonsumsi kopi.

Selain itu, konsumsi kopi saat sahur juga sering menimbulkan pertanyaan: apakah kopi aman diminum sebelum mulai berpuasa? Dan bagaimana dampaknya bagi tubuh selama seharian menahan lapar dan haus?

Menurut penjelasan dari Verywell Health, kopi hitam sebenarnya hampir tidak mengandung kalori. Artinya, secara metabolik, kopi tanpa gula atau krimer tidak memicu lonjakan insulin yang signifikan.
Namun, dalam konteks Ramadan, ada faktor lain yang perlu diperhatikan, terutama soal hidrasi dan kesehatan lambung. Saat Ramadan, tubuh tidak mendapatkan cairan selama berjam-jam.

Minum Kopi saat Sahur
Jika kopi diminum dalam jumlah besar saat sahur tanpa diimbangi air putih yang cukup, risiko dehidrasi bisa meningkat. Untuk itu, jika tetap ingin meminum kopi saat sahur, batasi jumlahnya dan pastikan tetap minum air putih yang cukup.

Selain itu, disarankan untuk tidak menambahkan gula, krimer, sirup, ataupun susu tinggi lemak yang justru akan menambah kalori dan memicu respons insulin. Meminum kopi manis saat sahur bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, lalu turun drastis beberapa jam kemudian.

Hal inilah yang dapat memicu rasa lemas dan lapar lebih cepat di siang hari. Selain itu, meminum kopi saat perut kosong dapat memicu rasa mual, asam lambung naik, hingga nyeri ulu hati.

Maka, bagi yang memiliki riwayat maag atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), kopi saat sahur bisa memperparah gejala selama puasa berlangsung. Karena itu, sebaiknya konsumsi kopi setelah ada makanan di lambung, bukan dalam kondisi benar-benar kosong.

Artinya, meminum kopi selama bulan Ramadan masih diperbolehkan, namun dianjurkan untuk memilih kopi hitam dan dalam jumlah yang wajar. Kuncinya adalah tidak berlebihan, mengimbanginya dengan air putih yang cukup, serta menghindari tambahan gula berlebih.

Selain itu, perhatikan kondisi lambung masing-masing. Jika tidak memungkinkan, lebih baik mengurangi konsumsi kopi untuk sementara waktu demi menjaga kenyamanan selama berpuasa.
Sumber: (Okezone.com)

kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.