Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Capaian Cek Kesehatan Gratis Riau Rendah Zulkifli Evaluasi Total

Kesehatan

Capaian Cek Kesehatan Gratis Riau Rendah Zulkifli Evaluasi Total

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 24 Feb 2026 15:27
(FotoGoriau.com)
PEKANBARU â€" Realisasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Riau sepanjang tahun 2025 ternyata masih jauh dari target. Program yang menjadi bagian dari Hastacita Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan tersebut baru menyentuh angka 19 persen dari sasaran awal sebesar 36 persen.

Menyikapi minimnya capaian itu, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Zulkifli, langsung mengumpulkan seluruh perwakilan Bidang Kesehatan Masyarakat dari kabupaten dan kota se-Riau. Pertemuan ini digelar untuk mengevaluasi total pelaksanaan CKG sekaligus merumuskan strategi pelayanan kesehatan tahun 2026.

"Kita sudah melakukan koordinasi terkait capaian program Hastacita Presiden di bidang kesehatan, yaitu Cek Kesehatan Gratis (CKG)," ujar Zulkifli saat dikonfirmasi GoRiau.com, Selasa (24/2/2026).

Berdasarkan data yang ditarik dari aplikasi ASIK milik Kementerian Kesehatan, angka 19 persen tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi instansi terkait. Rendahnya partisipasi menunjukkan pemerintah daerah perlu bekerja ekstra keras dalam memperkuat sosialisasi ke tengah masyarakat.

"Ini tentu menjadi perhatian kita semua, bukan hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat," tegasnya.

Secara konsep, program CKG dirancang sebagai instrumen preventif untuk mendeteksi berbagai potensi penyakit sejak dini. Melalui pemeriksaan rutin minimal satu kali dalam setahun di puskesmas terdekat, masyarakat diharapkan bisa mengetahui kondisi kesehatannya secara pasti.

"CKG ini penting agar masalah kesehatan bisa terdeteksi lebih awal. Jika ada gangguan, kita bisa segera melakukan penanganan dan pengobatan," jelasnya.

Memasuki tahun 2026, Diskes Riau mematok peningkatan signifikan untuk capaian CKG. Langkah yang disiapkan meliputi penguatan koordinasi lintas daerah, optimalisasi fasilitas layanan kesehatan, serta dorongan aktif agar warga Riau lebih sadar akan pentingnya pemeriksaan medis berkala. 
Sumber: GoRiau.com

kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.