Tanpa Disadari, Pria 40 Tahun ke Atas Rentan Penyakit Ini
Jumat, 28 Agu 2015 15:05
RIWAYAT kesehatan Anda mungkin memiliki beberapa kondisi serius. Sebuah studi baru dari Baylor College of Medicine mengatakan, hampir 80 persen orang dengan penyakit hati yang umum tidak terdiagnosis.
Dalam studi tersebut, peneliti menemukan bahwa peserta memiliki penyakit perlemakan hati non-alkohol (PPHNA), yaitu masalah akumulasi lemak di hati tanpa indikasi faktor kerusakan organ seperti hepatitis atau penggunaan alkohol yang berlebihan. Kondisi ini tidak bergejala, namun bisa diketahui dengan pemeriksaan kesehatan.
Ketika para ilmuwan mereview riwayat medis pasien, hanya 39 persen dari mereka dengan PPHNA keabnormalan livernya tercatat. Sementara itu, hanya 22 persen dari yang memiliki catatan riwayat kesehatan dengan diagnosis PPHNA.
PPHNA adalah masalah umum, yang mungkin sulit bagi beberapa dokter untuk memahami bahwa itu adalah penyakit nyata yang memerlukan diagnosis dan tindak lanjut yang cermat, kata penulis studi, Hashem El-Serag, MD, MPH.
Bahkan, sebuah studi 2013 dari Johns Hopkins University menemukan bahwa satu dari enam orang di usia 30-an memiliki kondisi tersebut. Dan jumlah yang tumbuh hampir satu dari empat pada saat pria mencapai usia 40-an.
Dokter kini harus menganggap serius kondisi ini, karena penyakit ini dapat berfungsi sebagai pertanda penting dari beberapa masalah kesehatan yang serius, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, kolesterol tinggi, dan HDL atau kolesterol "baik" rendah.
Para ahli juga percaya bahwa ada subkelompok orang tertentu dengan PPNHA yang telah berkembang menjadi penyakit hati yang lebih serius, kata Dr El-Serag. Mereka mengembangkan steatohepatitis alcohol yang ditandai dengan peradangan dan kerusakan hati.
"Orang-orang ini berisiko lebih tinggi untuk mendapatkan masalah sirosis hati," katanya. Jaringan parut akibat PPNHA ini bisa menjadi pencetus kemungkinan kanker hati daripada orang tanpa penyakit ini.
Risiko penyakit hati yang lebih serius setelah PPNHA bisa meningkat jika Anda mengalami obesitas, dan penyakit terkait sindrom metabolik seperti diabetes. Seperti yang dilansir dari Menshealth, Jumat (28/8/2015)
Genjot PAD Riau, Komisi III DPRD Desak Pengawasan Wajib Pajak Nakal
PEKANBARU - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau dinilai belum tergarap secara maksimal akibat rendahnya kepatuhan wajib pajak serta lemahnya sistem pengawasan. Persoalan ini menjadi pembahasan
Bersih-Bersih BGN, Sudaryono Pecat 261 Pegawai dan Tutup 883 Dapur Gizi
JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melakukan pembenahan internal secara menyeluruh dengan memberhentikan 261 pegawai dan menutup permanen 883 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Pener
Polisi Grebek Dua Rumah di Inhu, Tiga Terduga Pengedar Narkoba Diamankan: Ada Pelajar
RENGAT - Aparat Kepolisian Polsek Pasir Penyu melakukan penggrebekan di dua lokasi pada Minggu (26/7/2026).Dari dua lokasi tersebut, Polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku pengedar narkoba. Keti
Kronologi Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Polisi Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman beserta enam anggotanya, termasuk seorang anggota dari Polda A
Fakta Baru Kasus Penyelundupan Sabu di Bandara Pekanbaru, Pengendalinya Diduga Napi Lapas yang Kabur
PEKANBARU - Fakta baru muncul dalam kasus penyelundupan sabu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, beberapa waktu lalu.Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menduga, otak