Rabu, 27 Mei 2026
  • Home
  • Olahraga
  • PON 2028 Berpeluang Tambah Provinsi Penyangga

Berita

PON 2028 Berpeluang Tambah Provinsi Penyangga

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 21 Feb 2026 14:41
(FotoDetikNews)
Jakarta - Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang sedianya digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) berpeluang ditambah provinsi penyangga. Kemenpora menunggu keputusan KONI Pusat.

Hal tersebut disampaikan Menpora Erick Thohir menyoal hasil pertemuannya dengan Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman dan Sekretaris Jenderal Ade Lukman.

Dalam diskusi yang digelar di Kantor Kemenpora, Jakarta Pusat, tidak hanya membahas NTT dan NTB yang tetap menjadi tuan rumah bersama PON 2028. Tapi juga menyasar soal ketersediaan venue yang akan digunakan.

Menpora Erick Thohir meminta agar tidak ada pembangunan fasilitas olahraga yang baru. Hal ini juga menyesuaikan dengan kerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri agar lebih memaksimalkan fasilitas olahraga yang ada.

Erick mengatakan keputusan ini memerlukan payung hukum supaya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

"Payung hukumnya mesti ada. Jangan sampai nanti saya mengeluarkan surat atau menunjuk-nunjuk dari KONI ternyata secara audit pemerintahan menjadi isu administrasi baru ke depan. Jadi saya minta payung hukumnya ada," ujarnya.

Sehubungan itu, Erick mengapresiasi NTT dan NTB yang bersedia menjadi tuan rumah PON. Dengan kata lain, pembangunan olahraga sudah dimulai dengan membangun Indonesia Timur.

"Karena kita tahu banyak sekali bakat-bakat yang tersembunyi dari Indonesia Timur, baik Papua, Maluku, segala. Dan di sini lah tentu keberpihakan kita menjadi nyata. Tapi yang kita tidak mau, jangan sampai nanti APBD tidak mencukupi, padahal banyak kepentingan APBD lain yang bisa dipergunakan untuk masyarakat, tidak hanya olahraga."

"Nah ini yang kita jaga, jadi memang kami pantau. Nanti kami juga akan mengirimkan tim bertahap, tapi setelah nanti payung hukum dari KONI," tegas eks Menteri BUMN ini.
Sumber: (detikNews)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.