Empat Tipe Orang yang Dilarang Konsumsi Jahe
Minggu, 06 Des 2015 05:45
JAHE pasti sering kita temukan di rumah atau setidaknya mudah didapatkan di pasar. Jahe biasa digunakan untuk mengobati sakit tenggorokan sampai peradangan, atau untuk minuman santai di malam hari. Tapi, ternyata jahe tidak dapat digunakan oleh semua orang.
Anda mungkin belum tahu bahwa jahe bisa berbahaya bagi beberapa orang. Berikut adalah penjelasannya, seperti dilansir dari Boldsky, Rabu (2/12/2015).
Wanita hamil
Jahe dapat berbahaya jika dikonsumsi selama kehamilan. Stimulan alami dalam jahe dapat menyebabkan kontraksi dini. Konsumsi terlalu banyak jahe dapat menyebabkan keguguran atau kelahiran bayi prematur.
Orang kurus atau underweight
Jahe adalah salah satu solusi terbaik untuk menurunkan berat badan. Kandungan dalam rempah ini meningkatkan laju metabolisme dan menekan nafsu makan. Oleh karena itu, dalam kondisi seperti kalori terbakar pada tingkat yang lebih tinggi dan dapat membuat Anda makan lebih sedikit.
Orang dengan gangguan darah
Jahe meningkatkan sirkulasi darah ke organ-organ di seluruh tubuh. Untuk orang sehat, itu akan sangat bermanfaat. Namun, untuk orang-orang yang sedang menjalani pengobatan pengencer darah atau pembekuan darah, atau mereka dengan hemofilia, jahe harus dihindari setiap saat.
Orang yang mengonsumsi obat
Secara umm, orang-orang yang sedang menjalani pengobatan penyakit tertentu harus menghindari jahe. Jahe bisa meningkatkan atau bahkan mengurangi efek obat-obatan. Jahe bisa meningkatkan efek aspirin dan obat pengencer darah. Pada saat yang sama, jahe menurunkan efek koagulan darah.
Beberapa obat-obatan lain yang sebaiknya tidak diminum saat perut terisi jahe adalah obat antihipertensi (yang menormalkan tekanan darah), insulin, dan obat antidiabetes.
PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang
Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026
Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas
PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube
Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat
Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi
JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal
Pemudik Diimbau Istirahat 30 Menit agar Tetap Fit Selama Perjalanan
JAKARTA - Para pemudik yang melintas di jalur Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) diimbau untuk mengatur waktu istirahat secara bijak agar kondisi tubuh tetap bugar selama perjalanan mudik Lebaran. Pengelol