Rabu, 27 Mei 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Petugas BPJS Harus Beri Data Jelas Terkait Pembayaran

Petugas BPJS Harus Beri Data Jelas Terkait Pembayaran

Laporan : Zulfahmi
Rabu, 28 Okt 2015 21:02
Ilustrasi
SIAK - Petugas BPJS Siak diharapkan harus memberikan data jelas terkait pembayaran iuran BPJS kepada masyarakat peserta BPJS.

Pengalaman ini terjadi kepada salah seorang warga yang juga Pemilik Harian Gema Siak ( Biro Harian Vokal Siak) Zulfahmi S.Pd.I , menurut pada tanggal 30/9/2015 lalu dirinya mendaftar keluarganya menjadi peserta BPJS sebanyak empat orang melalui kantor BPJS siak , setelah segala persyaratan diterima dengan mengisi kelas yang diambil yakni BPJS Kelas II dengan pembayaran iuran perbulannya , setelah data diisi petugas waktu seorang ibuk - ibuk berperawakan agak gemuk mengatakan bahwa kartu peserta belum bisa dicetak dan harus membayar uang 3 bulan masing - masing peserta dan kalikan empat orang peserta dalam satu keluarga"setelah pembayaran iuran tiga bulan baru kami cetak kartu pesertanya" tuturnya waktu itu.

Ditambahkannya lagi rekening yang bapak pakai bank mana , dan saya mengatakan bank BRI " ujar zulfahmi, lalu petugas BPJS tersebut memberikan nomor rekening pembayaran bank BRI agar iuran disetor dan kalau lewat ATM jika tidak tau biar saya yang gesekkan ATM nya di sini " tawar petugas BPJS siak waktu itu.

Sementara itu yang anehnya tadi saya membayar iuran sebelum masa tempah yakni tgl 30/10 leqat ATM BRI setelah dilakukan pembayaran dan memasukkan angka masing - masing peserta didalam satu keluarga sesuai diperintahkan petugas BPJS Rp.127.500 , rekening peserta tertulis tagihan anda hanya satu bulan Rp.42,500 rupiah x 4 orang dalam satu keluarga .

Setelah dilakukan pembayaran melalui ATM BRI saya langsung ke kantor BPJS hari ini juga tgl 28/10 menyerahkan bukti pembayaran , namun petugas disaat mendaftar dulunya tidak berada ditemoat untuk dikonfirmasi dan yang ada teman sekantornya , setelah ditanya kemaren kenapa saya disuruh membayar 3 bulan setiap orangnya satu keluarga baru dicetak kartu peserta padahal tagihan saya tertera satu bulan dan tadi dibayar 3 bulan menolak rekening pembayaran tagihannya, namun staf atau petugas BPJS tersebut hanya terdiam dan langsung memprint kartu peserta dan hanya mengatakan bahwa kartu peserta ini sudah aktif dan bisa digunakan " tuturnya.

Sementara itu kepala BPJS siak belum berhasil dikonfirmasikan ada apa sebenarnya , apakah setiap orang juga demikian diperintahkan oleh stafnya , apalagi yang bersangkutan menawarkan jasa pembayaran atm jika tidak paham bisa dilakukan dikantornya dengan menggesek sendiri , disamping itu tagihan satu bulan pertama masuk peserta langsung diperintahkan membayar 3 bulan , maka dari itu ini jangan sampai terjadi pada orang lain (sal/ zul).
kesehatan
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • Senin, 16 Mar 2026 14:53

    Pemudik Diimbau Istirahat 30 Menit agar Tetap Fit Selama Perjalanan

    JAKARTA - Para pemudik yang melintas di jalur Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) diimbau untuk mengatur waktu istirahat secara bijak agar kondisi tubuh tetap bugar selama perjalanan mudik Lebaran. Pengelol

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.