Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Indonesia Jadi Negara Pengguna Internet Anak Terbesar Kelima di Dunia

Berita

Indonesia Jadi Negara Pengguna Internet Anak Terbesar Kelima di Dunia

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 13 Mar 2026 16:40
(FotoOkezone.com)
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi negara dengan jumlah anak pengguna internet terbesar kelima di dunia.

Hal itu diungkapkan Meutya saat konferensi pers usai penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tujuh Menteri terkait Pedoman Pemanfaatan dan Pembelajaran Teknologi Digital dan Kecerdasan Artifisial di Heritage Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jumat (13/3/2026).

Meutya mengatakan bahwa hal itu selaras dengan status Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah pengguna internet terbesar dengan 220 juta orang yang terhubung.

“Indonesia salah satu pengguna internet terbesar di dunia dengan kurang lebih 220 juta orang terhubung dan dari situ pengguna anak juga salah satu yang terbesar di dunia atau nomor 5 terbesar di dunia jumlah anak pengguna internet di Indonesia,” kata Meutya.

Ia menilai perlunya proteksi bagi anak-anak agar hal itu tidak hanya dimanfaatkan oleh industri dalam meraup keuntungan. Namun, anak-anak juga harus bisa memanfaatkan teknologi tersebut sesuai kesiapan.

“Sehingga tentu kita harus memproteksi jumlah anak-anak yang besar ini agar tidak hanya karena kami kaitannya dengan industri tidak hanya jadi dimanfaatkan oleh industri, tapi justru anak-anak kita memanfaatkan sebaik-baiknya teknologi sesuai dengan kesiapan,” ucap dia.

Maka dari itu, Meutya mengungkapkan bahwa proteksi tersebut bisa diupayakan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tujuh Menteri terkait Pedoman Pemanfaatan dan Pembelajaran Teknologi Digital dan Kecerdasan Artifisial.

Pedoman tersebut mengatur kriteria usia anak sebagai bentuk kesiapan dalam mengakses teknologi digital. Hal itu juga turut sejalan dengan adanya Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).

Menurutnya, dengan membagi kesiapan anak sesuai kriteria umur ini menjadi salah satu langkah preventif dalam membangun ekosistem digital yang baik bagi anak.

“Jadi tunggu anak siap ini tidak hanya berlaku kepada PP Tunas yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah yang terkait dengan sosial media. Tapi hari ini kita juga melihat bagaimana pembagian usia untuk penggunaan atau pemanfaatan AI di bidang pendidikan. Karena sekali lagi semua macam teknologi itu tentu harus kita lihat di kesiapan anak,” pungkas dia.

Sumber: (Okezone.com)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.