Selasa, 26 Mei 2026

Pendidikan

Tahniah, UMRI Kukuhkan Guru Besar Pertama

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 26 Feb 2026 16:01
(Fotoiniriau.com)
Pekanbaru " Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar Sidang Senat Terbuka, dalam rangka pengukuhan Guru Besar pertama di Auditorium Kampus Utama Umri, Rabu (25/02). Momentum ini menjadi peristiwa akademik yang sakral dan bersejarah, sekaligus tonggak penting dalam perjalanan institusi menuju kematangan intelektual, penguatan integritas akademik, serta kontribusi keilmuan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Dalam prosesi tersebut, Umri mengukuhkan dua guru besar, yakni Prof. Ir. Ahmad Kafrawi Nasution, M.T., Ph.D. sebagai Guru Besar dalam Bidang Kepakaran Biomaterial Terdegradasi dari Program Studi Teknik Mesin, serta Prof. Dr. Jufrizal Syahri, M.Si. sebagai Guru Besar dalam Bidang Kepakaran Ilmu Kimia Organik dari Program Studi Kimia. Pengukuhan ini menandai lahirnya guru besar pertama dalam sejarah Umri dan menjadi simbol kemajuan signifikan dalam pengembangan sumber daya akademik universitas.

Dalam orasi ilmiahnya, kedua profesor menegaskan urgensi inovasi teknologi kesehatan dan pengembangan riset berbasis sains terapan sebagai respons atas tantangan global serta kebutuhan pembangunan daerah. Gagasan yang disampaikan mencerminkan peran strategis perguruan tinggi dalam menghasilkan solusi ilmiah yang aplikatif dan berdampak luas.

Sidang Senat Terbuka dipimpin langsung oleh Ketua Senat yang juga Rektor Umri, Dr. Saidul Amin, M.A., didampingi anggota senat universitas. Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri sivitas akademika, pimpinan perguruan tinggi, serta mitra kerja baik dari instansi negeri maupun swasta.

Dalam sambutannya, Rektor Umri, Saidul Amin menyampaikan apresiasi atas capaian akademik kedua profesor tersebut. Ia menegaskan bahwa jabatan guru besar bukan sekadar simbol puncak karier fungsional, melainkan amanah sosial dan akademik yang melekat sepanjang hayat.

Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan untuk mengemban tanggung jawab. Guru besar di Umri harus berjiwa besar, berkarya besar, dan berdampak besar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa jabatan Guru Besar bukanlah tujuan akhir perjalanan akademik, melainkan awal dari tanggung jawab moral, sosial, dan keilmuan yang lebih besar.

“Bahwa jabatan Guru Besar bukanlah tujuan akhir dari perjalanan akademik. Ia justru merupakan awal dari tanggung jawab moral, sosial, dan keilmuan yang jauh lebih berat. With high power, comes great responsibility,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr. H. Nopriadi, S.K.M., M.Kes., turut menyampaikan apresiasi atas lahirnya dua guru besar baru di Umri. Ia menegaskan bahwa jabatan guru besar merupakan jabatan akademik tertinggi bagi dosen dan mencerminkan kapasitas ilmiah serta reputasi institusi.

“Atas nama LLDIKTI, kami mengucapkan tahniah dan selamat kepada kedua guru besar Umri. Pencapaian ini bukan hanya kebanggaan institusi, tetapi juga menjadi aset berharga bagi Provinsi Riau dan Indonesia,” ujarnya.

Ia juga mendorong penguatan sarana dan prasarana riset, khususnya laboratorium, agar terus menjadi prioritas dalam mendukung pengembangan keilmuan, inovasi teknologi, serta hilirisasi hasil penelitian.

Apresiasi turut disampaikan Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Achmad Jainuri, Ph.D. Ia berharap capaian ini menjadi pemicu lahirnya lebih banyak guru besar di lingkungan Umri dengan dukungan kelembagaan yang semakin kuat.

“Ini adalah bidang ilmu yang banyak diselesaikan di laboratorium. Kami berharap ke depan prioritas Umri adalah peningkatan sarana laboratorium,” ujarnya.

Pengukuhan dua guru besar ini tidak sekadar menjadi seremoni akademik, tetapi juga mencerminkan komitmen Umri dalam membangun tradisi ilmiah yang unggul, progresif, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Dengan dikukuhkannya guru besar pertama, Umri semakin meneguhkan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan nasional melalui riset, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat. 
Sumber: (iniriau.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru " Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.